Login

Sejarah Pengadilan & Wilayah Hukum

Kabupaten Bengkayang terbentuk sejak tahun 1999 dan sebelumnya merupakan pemekaran dari Kabupaten Sambas yang karena adanya Undang-undang Otonomi Daerah dimekarkan menjadi 3 daerah otonom yang terpisah, yaitu Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang. Terletak di bagian utara Kalimantan Barat, Kabupaten ini berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia. 

Pada tahun 2008 tepatnya pada tanggal 21 Januari 2008, Pengadilan Negeri Bengkayang resmi menjadi Pengadilan Klas II di Wilayah Kabupaten Bengkayang diresmikan Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. H. Bagir Manan, SH., MCL.


Pada masa pemerintahan RI, menurut Undang-Undang No.27 Tahun 1959 tentang Penetapan Undang-Undang Darurat No. 3 Tahun 1953 mengenai Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan Barat (LNRI Nomor 72 Tahun 1959, Tambahan LNRI Nomor 1980), terbentuklah Kabupaten Sambas. Wilayah pemerintahan Kabupaten Sambas ini mencakup pula seluruh wilayah Kabupaten Bengkayang sekarang.
Dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1999 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Bengkayang secara resmi mulai tanggal 20 April 1999, Kabupaten Bengkayang terpisah dari kabupaten Sambas. Selanjutnya pada tanggal 27 April 1999 Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah mengangkat Bupati Bengkayang pertama yang dijabat oleh Drs. Jacobus Luna. Pada waktu itu, wilayah Kabupaten Bengkayang meliputi 10 Kecamatan, yaitu :

 

  1. Kecamatan Bengkayang

  2. Kecamatan Jagoi Babang

  3. Kecamatan Ledo

  4. Kecamatan Monterado

  5. Kecamatan Samalantan

  6. Kecamatan Sanggau Ledo

  7. Kecamatan Seluas

  8. Kecamatan Sungai Raya

  9. Kecamatan Suti Semarang

  10. Kecamatan Teriak
     

Keberadaan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2001 tentang Pembentukan Pemerintahan Kota Singkawang mengakibatkan Kabupaten Bengkayang dimekarkan kembali dengan melepas 3 kecamatan yang masuk kedalam wilayah pemerintahan kota Singkawang sehingga tinggal menjadi 7 kecamatan. Kemudian,pada tahun 2002, Kabupaten Bengkayang kembali bertambah menjadi 10 kecamatan dengan pembentukan 3 kecamatan baru. Pada awal tahun 2004, dari 10 Kecamatan yang ada tersebut, Kabupaten Bengkayang dimekarkan lagi menjadi 14 Kecamatan. Pada tahun 2006, dari 14 Kecamatan dimekarkan kembali sampai sekarang menjadi 17 Kecamatan, yaitu :

  1. Kecamatan Bengkayang

  2. Kecamatan Jagoi Babang

  3. Kecamatan Ledo

  4. Kecamatan Monterado

  5. Kecamatan Samalantan

  6. Kecamatan Sanggau Ledo

  7. Kecamatan Seluas

  8. Kecamatan Sungai Raya

  9. Kecamatan Suti Semarang

  10. Kecamatan Teriak

  11. Kecamatan Capkala

  12. Kecamatan Sungai Betung

  13. Kecamatan Lumar

  14. Kecamatan Siding

  15. Kecamatan Sungai Raya Kepulauan

  16. Kecamatan Lembah Bawang

  17. Kecamatan Tujuh Belas

 
Kabupaten Bengkayang merupakan salah satu kabupaten yang terletak di sebelah utara Propinsi Kalimantan Barat.Secara keseluruhan, luas wilayah Kabupaten Bengkayang adalah sebesar 5.396,30 km2 atau sekitar 3,68 % dari total luas wilayah Kalimantan Barat  
Adapun Semboyan dari Kabupaten bengkayang adalah “Adil Ka Talino, Bacuramin Ka Saruga, Basengat Ka Jubata” yang memilik arti bahwa dalam memberikan pelayanan terhadap sesama hendaknya bersikap adil, setiap perbuatan dan tindakan yang dilakukan harus selalu mencerminkan kebaikan, serta selalu berpedoman kepada Tuhan. Sebelum berdiri dan diresmikannya Kantor Pengadilan Negeri Bengkayang penyelesaian perkara pidana maupun perdata bagi masyarakat Kabupaten Bengkayang diselesaikan di Pengadilan Negeri Singkawang.

Pengadilan Negeri Bengkayang diresmikan pada tanggal 21 Januari 2008 oleh Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. Bagir Manan, SH, MCL. Pengadilan Negeri Bengkayang berlokasi di Jalan Guna Baru Trans Rangkang Bengkayang Kalimantan Barat. Mencakup wilayah administrasi Kabupaten Bengkayang.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman menyatakan bahwa Peradilan Umum dalam hal ini Pengadilan Negeri Bengkayang merupakan pelaksana kekuasaan yang berwenang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara pidana dan perdata sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain menjalankan tugas pokoknya Pengadilan Negeri Bengkayang diserahi tugas dan kewenangan lain berdarakan undang-undang, antara lain dapat memberikan keterangan, pertimbangan dan nasehat tentang hukum kepada Instansi Pemerintah di wilayah Hukum Pengadilan Negeri Bengkayang, apabila diminta.
Pemberian keterangan, pertimbangan dan nasehat tentang hukum, dikecualikan dalam hal-hal yang berhubungan dengan perkara yang sedang atau akan diperiksa di Pengadilan.