Info Delegasi
Pengadilan Tinggi
Logo Pengadilan Negeri Bengkayang

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Pengadilan Negeri Bengkayang

Jalan Guna Baru Trans Rangkang Kabupaten Bengkayang Telp. (0562) 4442052 - Fax. (0562) 4442053

Email : pnbengkayang2008@gmail.com Delegasi : perdata.pnbengkayang@gmail.com

Sistem Informasi Pengawasan MA-RISi SUPERSistem Informasi Penelusuran Perkara


Logo Artikel

TATIB PERSIDANGAN

Artikel

Tatib Persidangan

 Tata Tertib Umum

Pihak pengadilan memiliki panduan mengenai tata tertib yang harus ditaati oleh semua orang yang memasuki gedung Pengadilan:

  1. Ketua Majelis Hakim bertanggung jawab untuk menjaga ketertiban dari semua pihak yang hadir di ruang sidang. Semua yang hadir di ruang sidang harus mentaati semua perintah yang dikeluarkan oleh Ketua Majelis Hakim.
  2. Semua orang yang hadir di ruang sidang harus selalu menunjukkan rasa hormat kepada institusi pengadilan. Jika ada satu pihak yang tidak menunjukkan rasa hormat kepada institusi pengadilan, maka Ketua Pengadilan dapat memerintahkan individu tersebut untuk dikeluarkan dari ruang sidang dan bahkan dituntut secara pidana.
  3. Mengenakan pakaian yang sopan.
  4. Berbicara dengan suara yang jelas ketika seorang hakim atau penasehat hukum mengajukan pertanyaan, sehingga para hakim yang lain dapat mendengar dengan jelas.
  5. Memanggil seorang hakim dengan sebutan “Yang Mulia” dan seorang Penasihat Hukum dengan sebutan “Penasihat Hukum”
  6. Berbagai benda berikut ini tidak diperkenankan untuk dibawa ke ruang sidang:

        - Senjata api
        - Benda tajam
        - Bahan peledak
        - Peralatan atau berbagai benda yang dapat membahayakan keamanan ruang sidang.


Petugas keamanan dapat melakukan penggeledahan setiap orang yang dicurigai memiliki salah satu atau lebih dari berbagai benda diatas. Siapa saja yang kedapatan membawa salah satu dari benda diatas akan diminta untuk menitipkannya di tempat penitipan khusus di luar ruang sidang. Ketika yang bersangkutan hendak meninggalkan ruang sidang, petugas keamanan dapat mengembalikan berbagai benda tersebut. Bahkan, pengunjung yang kedapatan membawa berbagai benda tersebut diatas ke dalam ruang sidang dapat dikenai dengan tuntutan pidana.

  1. Dilarang membuat kegaduhan, baik didalam maupun diluar ruang sidang
  2. Duduk rapi dan sopan selama persidangan
  3. Dilarang makan dan minum di ruang sidang.
  4. Dilarang merokok baik di ruang sidang maupun di dalam gedung pengadilan.
  5. Wajib mematikan telepon genggam selama berada di ruang sidang
  6. Dilarang membawa anak-anak dibawah umur 12 tahun, kecuali Majelis Hakim menghendaki anak tersebut   menghadiri persidangan
  7. Membuang sampah pada tempatnya.
  8. Dilarang menempelkan pengumuman atau brosur dalam bentuk apapun di dalam gedung pengadilan tanpa adanya ijin tertulis dari Ketua Pengadilan.
  9. Untuk melakukan rekaman baik kamera, tape recorder maupun viderecorder, di mohon untuk meminta ijin terlebih dahulu kepada Majelis Hakim


Para pengunjung yang datang ke ruang sidang untuk melihat jalannya sidang perkara, tetapi bukanlah merupakan saksi atau terlibat dalam sidang perkara tersebut, diharapkan untuk mematuhi berbagai ketentuan sebagai berikut:

  1.  Wajib menghormati institusi Pengadilan seperti yang telah disebutkan diatas.
  2.  Wajib menaati semua tata tertib yang telah disebutkan diatas.
  3.  Dilarang berbicara dengan pengunjung yang lain selama sidang berlangsung.
  4.  Dilarang berbicara memberikan dukungan atau mengajukan keberatan atas keterangan yang diberikan oleh saksi  selama persidangan.
  5. Dilarang memberikan komentar/saran/tanggapan terhadap sesuatu yang terjadi selama persidangan tanpa ijin Majelis Hakim
  6. Dilarang berbicara keras diluar ruang sidang yang dapat menyebabkan suara masuk ke ruang sidang dan mengganggu jalannya persidangan.
  7. Dilarang keluar masuk ruang persidangan untuk alasan-alasan yang tidak perlu karena akan mengganggu jalannya persidangan.
  8. Pengunjung yang ingin masuk atau keluar ruang persidangan harus meminta ijin kepada Majelis Hakim


Terdapat beberapa tambahan tata tertib yang harus diikuti dalam persidangan Perdata/ Niaga/PHI, yaitu:

    Untuk perkara Perdata sidang dimulai tepat jam 10:00 WIB. Para pihak diharapkan hadir 15 menit sebelumnya.
    Para pihak diwajibkan untuk melaporkan kehadirannya kepada Panitera Pengganti
    Wajib mempersiapkan segala hal yang akan menjadi agenda persidangan:
        Surat Kuasa
        Jawaban
        Saksi
        Bukti
        Replik
        Duplik
Mencari informasi mengenai ruang sidang (nama ruang dan lantainya) melalui layar monitor yang tersedia di depan ruang sidang
Semua peserta sidang diwajibkan menunggu di ruang tunggu sampai Majelis Hakim memasuki ruang sidang. Selama menunggu, para pihak/pengunjung persidangan diharap tenang

Terdapat beberapa tambahan tata tertib yang harus diikuti dalam persidangan pidana, yaitu:

  1. Bila anda adalah saksi atau terdakwa yang tidak ditahan, diharapkan datang 15 menit sebelum jadwal yang sudah ditentukan.
  2. Para pihak diwajibkan untuk melaporkan kehadirannya kepada Panitera Pengganti dan pada Jaksa yang menangani perkara tersebut
  3. Sebelum dimulainya sidang pengadilan, panitera, Jaksa Penuntut Umum Penasehat Hukum dan pengunjung yang hadir haruslah sudah duduk di tempatnya masing-masing. Semua orang harus berdiri ketika Majelis Hakim memasuki dan meninggalkan ruang sidang.
  4. Para saksi dipanggil satu demi satu untuk memasuki ruang sidang, yang diputuskan oleh Ketua Majelis Hakim, sesudah mendengarkan masukan dari pihak Jaksa Penuntut Umum dan terdakwa atau Penasihat Hukum dari terdakwa. Sesudah seorang saksi memberikan kesaksian, yang bersangkutan diwajibkan untuk duduk di area pengunjung dan mendengarkan keterangan dari para saksi yang lain. Seorang saksi sidang dapat meninggalkan ruang sidang sesudah mendapatkan ijin dari Ketua Majelis Hakim, kecuali bila Jaksa Penuntut Umum atau terdakwa atau Penasihat Hukum terdakwa menginginkan saksi tersebut untuk tetap berada di ruang sidang.

B. Tata Tertib Persidangan

  1. Pada saat Majelis Hakim Memasuki dan Meninggalkan Ruang Sidang, semua yang hadir berdiri untuk menghormati.
  2. Selama sidang berlangsung , pengunjung sidang harus duduk dengan sopan dan tertib ditempatnya masing-masing dan memelihara ketertiban dalam ruang sidang.
  3. Pengunjung sidang dilarang makan, nimum, merokok, membaca Koran, atau melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya sidang (HP agar dimatikan/ tidak menelpon atau menerima telepon via HP).
  4. Dalam Ruang Sidang siapapun wajib menunjukkan sikap hormat kepada Pengadilan.
  5. Siapapun dilarang membawa senjata api, senjata tajam, bahan peledak, atau alat maupun benda yang dapat membahayakan keamanan sidang dan siapa yang membawanya wajib menitipkan pada tempat yang disediakan khusus untuk itu, yaitu di Panitera Muda Pidana;
  6. Segala sesuatu yang diperintahkan oleh Ketua Sidang untuk memelihara tata tertib di persidangan, wajib dilaksanakan dengan segera dan cermat.
  7. Tanpa Surat Perintah, Petugas Keamanan Pengadilan karena tugas jabatannya dapat mengadakan Penggeledahan Badan untuk menjamin bahwa kehadiran seseorang di ruang sidang tidak membawa senjata, bahan atau alat maupun benda yang dapat membahayakan keamanan sidang.
  8. Pengambilan foto, rekaman suara, atau rekaman TV harus meminta ijin terlebih dahulu kepada Hakim Ketua Sidang.
  9. Siapapun di sidang pengadilan bersikap tidak sesuai dengan martabat Pengadilan dan tidak mentaati Tata Tertib Persidangan, dan setelah Hakim Ketua Sidang memberi peringatan, masih tetap melanggar Tata Tertib tersebut, maka atas perintah Hakim Ketua Sidang, yang bersangkutan dikeluarkan dari ruang sidang dan apabila pelanggaran tata tertib dimaksud bersifat suatu tindakan pidana, tidak mengurangi kemungkinan dilakukan Penuntutan terhadap pelakunya.
Dengan motto "TANGGUH" Tanggung Jawab, Adil, Ngayomi, Gigih, Unggul, Harmonis Pengadilan Negeri Bengkayang selalu berusaha meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan kepuasan para pencari keadilan dalam rangka mewujudkan badan peradilan yang agung.

Sistem Informasi Penelusuran Perkara

SIPPAplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), merupakan aplikasi administrasi dan penyediaan informasi perkara baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.

Lebih Lanjut

Pencarian Dokumen Putusan di Direktori Putusan Mahkamah Agung

DirPutPencarian cepat Dokumen Putusan di Database Direktori Putusan Mahkamah Agung Agung Republik Indonesia

Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi

DJIHPencarian cepat peraturan dan kebijakan dalam Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Mahkamah Agung Republik Indonesia

 


  • Berita Terbaru Mahkamah Agung

  • MENDOAKAN SELURUH ANAK BANGSA, KETUA MAHKAMAH AGUNG HADIRI TAHLIL NASIONAL
    Jumat, 23 Juli 2021 01:30 WIB.
    Jakarta-Humas MA: Dalam rangka mendoakan seluruh anak bangsa yang telah wafat selama pandemi Covid-19, Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H., menghadiri Tahlil Nasional secara virtual pada Kamis, 22 Juli 2021 pukul 19.30 WIB. Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama ini merupakan kelanjutan dari ikhtiar batin, melangitkan doa dan harapan agar seluruh anak bangsa yang wafat selama pandemi bisa menjadi syuhada, bisa mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Selain itu acara ini juga bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa agar pandemi ini segera berakhir. Selain Ketua Mahkamah Agung, acara Tahlil Nasional yang mengangkat tema "Doa untuk Syuhada" juga dihadiri oleh ribuan orang di antaranya yaitu para Pemimpin Lembaga Negara, jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju, para tokoh agama, pengasuh pondok pesantren dari seluruh Indonesia, para santri dan undangan lainnya. Dalam sambutannya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan bahwa melalui acara ini, kita ingin mendoakan ulama, guru, pendakwah, pengasuh pesantren, dokter, tenaga kesehatan, aktivis, relawan kemanusiaan, dan seluruh elemen masyarakat yang wafat selama pandemi Covid-19. Ia menambahkan bahwa Tahlil Nasional juga digelar untuk mendoakan bangsa agar diberi kekuatan dalam menghadapi pandemi ini. "Semoga cobaan ini cepat berlalu. Mari sama-sama galang kekuatan lahiriyah dan batiniyah agar pandemi segera berakhir dengan pertolongan Allah," harap Menteri Agama. Acara Tahlil Nasional dipimpin oleh Romo K.H. Abdul Qodir Ahmad Sahal dari Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan. (azh/RS)
    | Selengkapnya |
  • KETUA MA HADIRI TAKBIR AKBAR VIRTUAL IDULADHA 1442 H
    Senin, 19 Juli 2021 14:20 WIB.
    Jakarta " Humas MA: Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H., menghadiri acara Takbir Akbar Virtual Iduladha 1442 H pada hari Senin 19 Juli 2021 pukul 19.30 WIB. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama dengan tema Solidaritas Bersama untuk Indonesia Sehat dengan tagar #TakbirdiRumahAja. Acara yang disiarkan secara langsung di stasiun televisi nasional, radio, dan media sosial Kementrian Agama ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Wakil Preseiden KH. Maruf Amin, jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, para kepala lembaga, para tokoh agama, para gubernur, bupati, walikota dan undangan lainnya yang hadir dari kediaman masing-masing. Presiden dalam sambutannya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar hari raya Iduladha diperingati secara sederhana dan khidmat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat, serta mendahulukan kepentingan antar sesama masyarakat untuk dapat bangkit di masa pandemi Covid-19. Presiden mengajak seluruh masyarakat untuk memohon pertolongan Allah memohon kesembuhan bagi yang sakit, memohon kekuatan bagi petugas yang berada di garis terdepan, serta kesabaran bagi semua dalam menghadapi ujian pandemi ini. Presiden juga mengajak seluruh masyarakaat untuk berdoa agar pandemi ini segera berlalu. Inilah momentum untuk menguatkan solidaritas dalam semangat persaudaraan, ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah yang akan mampu melipatgandakan energi kita untuk menghimpun kekuatan, optimis untuk bangkit bersama, kata Presiden. Acara takbir bersama dipimpin oleh Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta KH. Said Agil Husin Al Munawwar. (azh/RS)
    | Selengkapnya |
  • WAKIL KETUA MAHKAMAH AGUNG BIDANG YUDISIAL MENUTUP PELATIHAN SERTIFIKASI HAKIM LINGKUNGAN HIDUP ANGKATAN XIII SECARA VIRTUAL
    Sabtu, 10 Juli 2021 03:05 WIB.
    Jakarta " Humas : Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial Dr. Andi Samsan Nganro, SH., MH menutup pelatihan sertifikasi Hakim Lingkungan anggatan XIII secara virtual, pada hari Jumat, 9/7/2021, bertempat di Command Center mahkamah Agung. pelatihan sertifikasi Hakim Lingkungan ini, diselenggarakan selama satu bulan yang diikuti oleh para Hakim Peradilan Umum, Peradilan Tata Usaha Negara dan Peradilan Militer seluruh Indonesia. Dalam Sambutannya, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial mengatakan bahwa penegakan hukum memiliki peranan penting dalam mendukung perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, namun lebih daripada itu Hukum Lingkungan sesungguhnya juga mengedepankan kearifan lokal dan pendekatan asas subsidiaritas yang ditujukan untuk mengoptimalkan kesadaran para pihak untuk menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup, namun jika kesadaran tersebut tidak ada maka Hukum wajib ditegakkan. Lebih lanjut, Andi Samsan Nganro mengutarakan Lingkungan Hidup menjadi isu global tidak hanya untuk mengantisipasi dampak dari pembangunan akan tetapi juga upaya melindungi mahluk hidup serta biodiversitas yang tumbuh dan hidup di dunia. Maraknya eksploitasi Sumber Daya Alam yang berakibat kebakaran hutan serta eksploitasi pertambangan yang berlebihan yang terjadi pada masa ini di Indonesia dan negara lain secara global telah membuat kuatir bangsa di dunia. Khususnya hutan di Indonesia yang merupakan paru paru dunia yang mana hutan di Indonesia adalah penyuplai terbesar Oksigen dunia. Peran Hakim dalam menangani kasus-kasus lingkungan adalah sangat penting sebagai pihak yang mewakili kekuasaan negara di bidang Yudikatif untuk dapat memberikan hak-hak terkait Lingkungan Hidup. Oleh karena itu, Hakim lingkungan harus banyak mengkaji putusan-putusan lingkungan hidup untuk membuka ruang diskursus mengenai tantangan dan penemuan hukum dalam perkara lingkungan hidup dan hakim lingkungan juga dituntut untuk selaluup to datecinta pengetahuan dan selalu berminat pada pengembangan potensi diri dalam mengejar kecakapan dan pengetahuan karena semakin banyak ilmu maka akan semakin baik dalam mengambil keputusan, ujar Mantan Humas Jakarta Pusat. Diakhir sambutan, Juru Bicara Mahkamah Agung berharap para Hakim Lingkungan dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam mengadili perkara lingkungan dan senantiasa berpedoman pada Kode Etik dan/atau Pedoman Perilaku Hakim dan marilah kita merawat lingkungan karena merawat lingkungan hari ini untuk kehidupan esok yang lebih baik dan apabila alam telah murka, manusia tak bisa lagi berbuat apa-apa, mungkin hanya pasrah, berdoa, dan memohon ampunan atas keserakahannya. Acara Penutupan ini, juga dihadiri oleh Ketua Kamar Perdata, Kepala Badan Litbang Kumdil Mahkamah Agung, pejabat Eselon II serta Hakim Yustisial Mahkamah Agung. (Humas)
    | Selengkapnya |
  • KMA LANTIK 9 (SEMBILAN) KETUA PENGADILAN TINGKAT BANDING DAN 3 (TIGA) KEPALA PENGADILAN MILITER TINGGI
    Jumat, 02 Juli 2021 09:20 WIB.
    Jakarta " Humas: Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Prof.Dr. H.M. Syarifuddin, SH., MH melantik dan mengambil sumpah 9 (sembilan) Ketua Pengadilan Tinggi dan 3 (tiga) Kepala Pengadilan Militer Tinggi. Acara pelantikan ini diselenggarakan diruang Kusumaatmadja Lantai 14 gedung Mahkamah Agung dan Media Center Mahkamah Agung pada hari Jumat, 2 Juli 2021 dengan menerapkan protokol Kesehatan yang sangat ketat. Pelantikan Ketua Pengadilan Tingkat banding dan Kepala Pengadilan Militer Tinggi ini berdasarkan 3 (tiga) Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 88/KMA/SK/V ROMAWI/2021 Tanggal 7 Mei 20212 Nomor : 119/KMA/SK/VI ROMAWI/2021 Tanggal 16 Juni 2021 Nomor : 133/KMA/SK/VI ROMAWI/2021 Tanggal 28 Juni 2021 Adapun pelantikan 9 (sembilan) Ketua Pengadilan Tingkat Banding dan 3 (tiga) Kepala Pengadilan Militer Tinggi, yang terdiri dari 2 (dua) Ketua Pengadilan Tinggi , yaitu: 1. Dr. H. LEXSY MAMONTO, S.H., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Manado; 2. Dr. H. SUHARJONO, S.H., M.Hum. sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Maluku Utara; 7 (tujuh) Ketua Pengadilan Tinggi Agama, yaitu: 1. Drs. H.R.M ZAINI, S.H., M.H.I., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang; 2. Dr. H. INSYAFLI, M.H.I., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu; 3. Drs. H. SUBUKI, M.H.I., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara; 4. Drs. H.M MANSHUR, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda; 5. Dr. H. IMRON ROSYADI, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Ambon; 6. Drs. H. AGUS BUDIADJI, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bangka Belitung; 7. Drs. H. SUDIRMAN, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jayapura; Dan 3 (tiga) Kepala Pengadilan Militer Tinggi, yaitu 1. Kolonel Chk. Parman Nainggolan, SH., sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi I Medan; 2. Marsma TNI Reki Irenne Lumne, SH., MH., sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta; 3. Kolonel Chk. Faridah Faisal, SH., MH. sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi III Surabaya; Dalam sambutannya Prof. Syarifuddin menyampaikan pesan, bahwa hakikat jabatan sesungguhnya adalah amanah dan tanggung jawab, bukan kekuasaan apalagi kesewenang-wenangan. Karenanya, saya berharap khususnya kepada para Ketua Pengadilan Tingkat Banding yang baru dilantik untuk dapat hadir sebagai seorang pemimpin yang amanah dan penuh tanggung jawab, baik kepada publik, negara maupun kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, menjadi pemimpin peradilan di era pandemi ini tentu memiliki tantangan tersendiri. Selain dituntut mengimplimentasikan kebijakan Mahkamah Agung pada pengadilan tingkat banding, saudara-saudara juga diminta untuk mendisiplinkan aparatur pengadilan di bawahnya dalam melaksanakan protokol kesehatan. Disamping itu, KMA juga berpesan agar para pimpinan pengadilan dapat menerapkan SEMA Nomor 1 Tahun 2020 sampai dengan SEMA Nomor 9 Tahun 2020 Tentang pengaturan Jam Kerja Dalam Tatanan Normal Baru pada Mahkamah Agung dan Badan Peradilan dibawahnya. Terutama bagi wilayah pengadilan yang masuk ke dalam zona merah, maka diatur komposisi kerja 25 % Work from Office (WFO) dan 75 % Work from Home (WFH). Sedangkan untuk pengaturan lockdowan diserahkan kepada pimpinan pengadilan masing-masing setelah dilakukan koordinasi berjenjang kepada tingkat pengadilan di atasnya. Semua itu tentu dilakukan sebagai bagian ikhtiar kita menjaga kesehatan aparatur peradilan. Diakhir sambutannya mantan Kabawas tersebut berharap agar pesan-pesan yang telah disampaikan dapat diresapi dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan seikhlas-ikhlasnya baik oleh para pejabat yang dilantik maupun keluarga. Keikhlasan dan kesungguhan dalam melaksanakan tugas selalu akan memberi hasil yang baik, bahkan dapat bernilai ibadah di mata Allah SWT. Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa selalu menuntun kita semua dalam melaksanakan tugas dan amanah. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, Para Ketua Kamar, Para Hakim Agung dan Hakim Ad-Hoc secara virtual, Panitera dan Sekretaris Mahkamah Agung, serta Para Pejabat Eselon I pada Mahkamah Agung, Ketua Umum Dharmayukti Karini dan Ketua Dharmayukti Karini Mahkamah Agung beserta pengurus. (ds,er/pn)
    | Selengkapnya |
  • KMA HADIRI UPACARA PERINGATAN HARI BHAYANGKARA KE 75 SECARA VIRTUAL
    Kamis, 01 Juli 2021 08:37 WIB.
    Jakarta " Humas : Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, SH., MH menghadiri upacara peringatan hari Bhayangkara ke 75 secara virtul, pada hari Kamis, 1/7/2021, bertempat digedung Tower lantai 2 Mahkamah Agung. Upacara hari Bhayangkara ke 75 ini, dipimpin langsung oleh presiden RI dengan mengusung tema Transformasi POLRI yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional menuju Indonesia Maju. Terimakasih atas pengabdian yang luar biasa dalam melindungi dan mengayomi rakyat Indonesia. (Humas)
    | Selengkapnya |
  • Berita Terbaru Badan Peradilan Umum

  • PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT MAHKAMAH AGUNG
    Rabu, 21 Juli 2021 17:00 WIB.
    Pada hari Kamis, tanggal 22 Juli 2021, telah dilaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Sekretariat Mahkamah Agung. Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum yang diwakili oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, Drs. Wahyudin, M. Si. bersama Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H. Hewan kurban pada tahun ini terdiri dari enam ekor sapi dan satu ekor kambing.
    Selengkapnya
  • SELAMAT IDUL ADHA 1442 H
    Minggu, 18 Juli 2021 17:00 WIB.
    "Barangsiapa menyembelih hewan qurban setelah shalat, maka sungguh telah sempurna penyembelihannya. Ia telah cocok dengan sunnah kaum muslimin." (HR. Bukhari dan Muslim) Keluarga Besar Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mengucapkan Selamat Selamat Idul Adha 1442 H
    Selengkapnya
  • AWAS AKUN FACEBOOK PRIM HARYADI PALSU
    Minggu, 11 Juli 2021 17:00 WIB.
    Sehubungan dengan beredarnya akun Facebook yang mengatasnamakan Bapak Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Dr. H. Prim Haryadi, S. H., M. H., dengan ini kami menyampaikan bahwa beliau tidak pernah membuat maupun memiliki akun Facebook tersebut dan akun tersebut merupakan akun palsu. Jika ada permintaan apapun yang berasal dari akun tersebut, mohon diabaikan saja.
    Selengkapnya
  • KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS PENANGANAN PERKARA BERBASIS KEADILAN RESTORATIF
    Minggu, 11 Juli 2021 17:00 WIB.
    Lampiran FileDescriptionFile sizeDownloads KEGIATAN BINTEK PENANGANAN PERKARA BERBASIS KEADILAN RETORATIF .pdf 622 kB296
    Selengkapnya
  • SELEKSI UJI KEPATUTAN DAN KELAYAKAN BAGI CALON PIMPINAN PENGADILAN NEGERI KLAS IA KHUSUS DAN IA TAHUN 2021
    Senin, 05 Juli 2021 17:00 WIB.
    Pada haris Senin dan Selasa, 5 dan 6 Juli 2021, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum menyelenggarakan Seleksi Calon Pimpinan Pengadilan Tingkat Pertama Klas IA Khusus dan IA T.A. 2021 yang dilaksanakan secara daring (Online). Dalam seleksi ini calon pimpinan diuji dari saker masing-masing, oleh para pimpinan Mahkamah AGung RI mengenai visi, misi dan integritas serta kemampuan administrasi dan manajerial pengadilan.  Para calon pimpinan juga diuji pemahaman terhadap kode etik dan pedoman perilaku hakim (PPH). Seleksi ini diikuti oleh 47 orang calon pimpinan.
    Selengkapnya

Pelayanan Prima, Putusan Berkualitas

Dengan motto "TANGGUH" Tanggung Jawab, Adil, Ngayomi, Gigih, Unggul, Harmonis Pengadilan Negeri Bengkayang selalu berusaha meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan kepuasan para pencari keadilan dalam rangka mewujudkan badan peradilan yang agung.